KREATIF PRODUK UMKM AGAR MAMPU BERKEMBANG DAN BERSAING
31 March 2011Meroketnya harga-harga bahan kebutuhan masyarakat yang terjadi saat ini sangat memberatkan masyarakat, begitu juga yang melanda pada sektor produksi mengenai mahalnya bahan baku dan biaya-biaya produksi yang terjadi saat ini, secara langsung berdampak juga kepada mahalnya produksi-produksi yang dihasilkan. Sehingga persaingan di pasar terutama dalam negeri semakin berat apalagi dengan membanjirnya produk-produk China yang murah dan kualitas bisa diterima pasar dalam negeri. Bagi masyarakat dalam mengkonsumsi produksi diutamakan adalah need dan capacity keuangan mereka, sehingga produksi yang di beli secara otomatis disesuaikan dengan kemampuan keuangannya. Ini jelas akan berdampak pada semakin susahnya produksi yang dihasilkan UMKM bisa bersaing dengan produk-produk asing.
Di satu sisi kita semua berharap wira usaha khusus umkm dapat naik kelas dan terus berkembang, sehingga dapat bersaing terutama di dalam negeri, baik dari segi kualitas maupun dari segi harga. Merupakan suatu pemikiran bagaimana umkm minimal dapat menjadi tuan rumah dinegeri sendiri. Memang dari waktu ke waktu berita tentang UMKM seperti tidak ada habisnya, mulai dari keberhasilan sampai dengan kelemahan dan hambatan-hambatan yang dialami oleh pelaku usaha UMKM. Bahkan fenomena ini terus menerus dijadikan ajang dalam pembahasan seminar, pameran, penelitian dan program-program kepedulian dari berbagai organisasi, kelompok masyarakat, hingga kalangan akademik turut serta di dalamnya. Dengan kondisi masayarakat saat ini, diperlukan metoda kebersamaan yang merupakan satu kesatuan bahwa membangun UMKM akan meningkatkan rasa kebersamaan dan kebangsaan. Perlu di ketahui UMKM merupakan usaha yang tetap eksis dalam mendukung perekonomian nasional walaupun saat itu bangsa Indonesia tengah dilanda krisis ekonomi. Tetapi kalau hal permasalahan yang melanda UMKM saat ini tidak ada solusi, tunggulah cita-cita “umkm menjadi tuan rumah dinegeri sendiri” adalah merupakan mimpi-mimpi saja.
Hal ini harus menjadi perhatian kita semua, bahwa UMKM harus memiliki peranan yang cukup besar dalam menopang perekonomian bangsa. Untuk itu, pengembangan UMKM perlu dioptimalkan kembali, sehingga sektor UMKM dapat berinovasi dan kreatif. Adapun hal-hal yang perlu dikembangkan dalam UMKM adalah UMKM kreatif meliputi :
1. Manajemen
Dalam manajemen perusahaan skala mikro tetap diperlukan manajemen seperti halnya usaha besar, antara lain manajemen organisasi, SDM, SOP, manajemen keuangan, manajemen persedian dan lainnya.
2. Produk
Ini merupakan objek yang akan menjadi acuan untuk dikembangan dan di pasarkan. Produk dapat merupakan hasil pengembangan produk sendiri, dan bisa juga produk hasil orang lain yang kita kembangkannya sehingga menjadi produk siap jual.
3. Kemasan
Untuk mendapatkan respon pasar, kemasan adalah faktor yang bisa di andalkan dan sangat penting peranannya. Karena produk hasil olahan yang ada di skala mikro dapat memiliki kemampuan bersaing di pasar dengan cara meningkatkan pengemasan.
4. Deferensiasi
Untuk mempertahankan keberadaan dan daya saing produk yang ada dengan melakukan diversifikasi sehingga didapatkan produk yang unggul dan dapat bersaing dengan produk sejenis di pasar.
5. Brand
Brand atau merek erat kaitannya dengan produk yang ditawarkan. Saat ini, disadari atau tidak UKM masih belum terlalu memfokuskan untuk membangun brand dari produk yang dihasilkan. Padahal jika sejak dini mengenalkan produk yang dibarengi dengan membangun brand, mungkin saja UKM bisa menjadi perusahaan besar dan dapat menyaingi brand asing.
6. Pasar
Kepastian pasar merupakan faktor utama bagi perkembangan usaha dimana usaha yang telah memiliki kepastian pasar cenderung dapat bertahan ditengah persaingan yang ketat. Hal ini dapat didukung oleh jaringan-jaringan yang ada atau asosiasi-asosiasi, dan yang lebih terlihat adalah dengan kerjasama dengan pengusaha ritel seperti supermarket ataupun minimarket.
7. Modal
Dalam pengembangan usaha memang modal merupakan jantung yang sangat diperlukan karena merupakan dasar bagi berjalannya roda usaha. Dalam mendapatkan modal yang paling utama adalah pelaku mikro harus memiliki produk yang akan dikembangkan, berkualitas dan murah, sehingga dapat bersaing di pasar. Secara otomatis, apabila hal tersebut dipenuhi para investor akan bersedia memberikan modal, karena mereka akan berhitung return yang akan di dapat.
Berdasarkan paparan tersebut, disimpulkan bahwa untuk pengembangan UMKM diperlukan ”kreatifitas” yaitu sinergitas dalam produk, modal, pasar, brand, kemasan, diferensiasi, manajemen. Disamping itu diperlukan peranan pemerintah sebagai penunjang dalam menjalankan roda usaha antara lain menyediakan paket bahan baku murah juga perlu mengeluarkan regulasi mengenai kewajiban para pengusaha retail di daerah seperti supermarket dan minimarket untuk menjadi media pemasar produk-produk yang dihasilkan oleh umkm. Hal tersebut dapat dilakukan dengan memberikan tools atau SOP mengenai syarat-syarat yang wajib dipenuhi oleh produk mikro supaya bisa masuk di minimarket atau supermarket tersebut. Disamping itu juga diperlukan peranan organisasi lain seperti dunia pendidikan, perbankan, perusahaan-perusahaan, yang menguasai bidangnya untuk memberikan binaan mengenai diferensiasi, manajemen, kemasan, brand, kualitas dari produk yang akan di pasarkan.(Penulis
Dr. Zaenal Aripin, Ir., M.Si.
Praktisi Perbankan /Pengamat Pemasaran/
Owner Lembaga Kreatif Inkubator Bisnis
www.kratifinkubatorbisnis.com)
sumber : Harian Pikiran Rakyat
